Kamis, 14 Juni 2007

 

"renungan buat orang indonesia"

Bagi orang yang pernah berkunjung ke Mekkah,Medinah,jeddah( kerajaan Saudi Arabia)...sedikitnya tahu bahwa ada ratusan ribu bahkan jutaan warga negara Indonesia yang sedang mencari nafkah disana....,baik sebagai supir taksi,supir pribadi,pembantu rumah tangga, penjaga toko dan lain-lain sebagainya....,tapi ada satu hal yang membuat kita sebagai orang Indonesia merasa sangat malu dan terpukul keras...apakah itu? kita lanjutkan....
Kadang kita mendengarkan orang-orang sana(baik orang saudi atau orang-orang pekerja yang berasal dari banggali,india atau semacamnya) kata-kata yang menyayat hati....mereka kadang berucap " cewek-cewek indonesia disini harganya cuma 50 real".....darah kita bisa mendidih mendengarnya....tapi apa mereka salah?? apa mereka menghina kita?? apa mereka melecehkan??
cuma orang-orang yang tahu yang bisa menjawabnya...tidak dengan emosi dan naik pitam...
Bukan rahasia lagi....di Jeddah, ataupun di Mekkah.... ada tempat-tempat pelacuran yang berisikan wanita-wanita Indonesia, ini kenyataan, memang memalukan sih,tapi ini sudah terlanjur ketahuan, wanita indonesia cuma berharga 50 real.lantas apa kita akan marah....,ketika wanita-wanita kita yang mayoritas muslimah kita biarkan bepergian sendirian ke luar negeri dengan alasan mencari nafkah tapi melanggar aturan-aturan Islam yang melarang perempuan untuk bepergian sendirian tanpa ditemani mahram(keluarga dekat)...walaupun itu untuk ibadah haji tetap saja tidak pantas dan tidak layak untuk melakukan perjalanan jauh sendirian. apalagi ke negara Arab yang bringas dan kasar...sungguh suatu kesalahan yang memilukan.
Ada ratusan ribu wanita-wanita kita di Arab saudi yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, menurut data dari kedutaan indonesia disana....hampir tiap hari ada laporan pelecehan seks, malah pemerkosaan oleh majikan arab, lantas kenapa harus diteruskan pengiriman tkw kesana?? dengan alasan devisa negara tapi mengorbankan nama baik?? dengan alasan real tapi menjual nasib bangsa?? sedih...memang.
Kita memang harus berpikir dan merenung sedikit.....kita kadang dipandang sebelah mata oleh orang-orang yang menganggap kita tidak sekelas dengan mereka, kita cuma keluarga babu dan pembantu, dan itu kenyataan...wanita-wanita kita disana cuma jadi babu/pembantu. ada yang tiap hari dilecehkan, disetrika punggungnya, dibuang di padang pasir, diperkosa,dan lain-lain.itu terjadi karena kita sendiri yang membuat diri kita terhina, kita yang kurang bisa menempatkan diri kita pada posisinya, kita kadang tertipu dengan keadaan. saya pribadi tidak mau menyalahkan siapa-siapa....cuma mau mengajak kita merenung sedikit.
adalagi hal-hal memalukan yang dilakukan warga negara kita di arab....kadang saya merasa malu sebagai orang indonesia, disini ada sebuah stasiun tv swasta yang melayani pengiriman sms ke orang-orang yang kita kenal dan akan tampillah sms di layar tv, nahhhh..yang bikin tidak mengerti, kenapa warga negara kita justru tidak tahu malu menuliskan sms-sms yang berbau porno dan kotor dan dibaca semua orang, bahasanya jelas bahasa indonesia, berarti jelas pengirimnya orang indonesia...jijik kalau sampai kita membaca isi sms-sms mereka, kita bisa langsung merasa bukan orang indonesia....malu dan malu rasanya.
hal-hal itulah yang kadang membuat saya pribadi tidak mengaku sebagai orang indonesia kalau ditanya oleh orang Arab, kadang saya mengaku sebagai orang singapura. kalau memang saya ini tidak punya nasionalisme terserah mau dibilang apa...yang jelas ada faktor dan keadaan yang memaksa untuk berbuat demikian...ini cuma renungan dan harapan....jangan sampai berkelanjutan dan semakin menjadi-jadi.
Saya cinta Indonesiaku, saya cinta negeriku, tapi saya tidak suka sama warga negara Indonesia yang tidak tahu malu dan tidak menghormati negerinya dengan cara-cara yang menjijikkan dan berpura-pura tidak mengerti. yaaa Allah...ampuni kami ini yang kadang tidak tahu menempatkan kehormatan yang telah Engkau titipkan untuk kami jaga.

Komentar: Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]





<< Beranda

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Postingan [Atom]